4:35 PM
12
Jakarta, Saat memiliki bayi yang baru lahir, sebagai orang tua pastinya ingin selalu tidur bersama. Tapi ternyata studi mengatakan bahwa tidur bersama orang tua berisiko kematian pada sang bayi. Mengapa begitu?

Dikutip dari Reuters, Jumat (18/7/2014), tidur bersama dengan orang tua atau binatang peliharaan merupakan penyebab utama kematian pada bayi berumur 4 bulan. Risiko terbesar pada bayi berumur antara 4 bulan hingga 1 tahun adalah dengan berguling pada objek yang ada di boks bayi atau tempat tidur.

"Temuan ini masuk akal bagi perkembangan bayi di tahun pertama, di mana bayi yang berumur kurang dari 4 bulan tidak mempunyai kekuatan untuk memindahkan kepalanya ketika orang dewasa berguling (saat tidur) ke arahnya dan menutup mulut sang bayi," jelas Dr Jeffrey Colvin, peneliti dari studi ini.

Studi ini dilakukan para peneliti dengan melihat database nasional kematian bayi di 24 negara bagian. Data-data tersebut terdiri dari 8.000 bayi yang meninggal akibat sesak napas yang disengaja atau pencekikan di tempat tidur. Kejadian yang tiba-tiba seperti ini disebut sebagai Sudden Infant Death Syndrome (SIDS).

Menurut hasil yang dipublikasikan, sekitar 70 persen bayi meninggal akibat tidur bersama dengan orang tua atau binatang peliharaan. Sementara sepertiganya meninggal akibat terlilit atau tercekik benda-benda yang ada di tempat tidur, misalnya bantal atau selimut.

"Bayi yang berada pada umur 4 bulan mulai berguling dengan perut mereka dan itu memungkinkan studi ini bahwa bayi dapat berguling. Tetapi pada benda-benda yang lembut seperti bantal atau boneka binatang, bayi akan menjadi mudah tercekik," jelas Dr Colvin, yang juga merupakan dokter anak di Children's Marcy Hospital and Clinics, Kansas City, Missouri.

Faktor-faktor inilah yang berisiko pada bayi, baik yang masih berumur dibawah 4 bulan maupun yang sudah berumur 1 tahun. Menurut profesor dari Ilmu Kesehatan Anak-anak di Yale School of Medicine di Conecticut, Dr Eve R. Colson, selain benda-benda yang empuk, posisi tidur juga dapat menyebabkan kematian pada bayi, khususnya posisi miring.

"Yang paling penting adalah orang tua harus memastikan bahwa tidak ada barang-barang lain pada tempat tidur si anak, terutama bantal, selimut, dan mainan," tegas Colvin.(up/up)
sumber: health.detik.com
Terima Kasih Telah Berkunjung
Judul: Berisiko Tercekik atau Tertindih, Hindari Menaruh Banyak Benda di Kasur Bayi
DiPosting kembali Oleh Owner

Jika anda merasa artikel ini bermanfaat, silahkan share kepada sahabat anda.
Daftarkan Email anda di pojok kanan bawah jika anda ingin mendapatkan kiriman artikel terbaru secara otmatis ke email anda.

12 comments:

  1. Terima kasih atas infonya ...
    Salam kenal ...
    jangan lupa kunjungin balik ya ...

    ReplyDelete
  2. Terima kasih atas infonya ...
    Salam kenal ...
    jangan lupa kunjungin balik ya ...

    ReplyDelete
  3. Artikelnya menarik :)

    eh.. yang suka baca-baca.. mampir dunk di sini

    ReplyDelete
  4. Terimakasih atas info,mho di info kembali jika ada hal terbaru.
    salam kenal

    ReplyDelete
  5. Artikelnya menarik-menarik gan seneng bacanya

    ReplyDelete
  6. sebentar lagi istriku melahirkan anak pertama kami, membaca artikel ini jelas menjadi sebuah pelajaran buat kami, terima kasih,terima kasih, salam kenal.

    ReplyDelete
  7. peran orang tua sangat penting diterapkan disini ya mas

    ReplyDelete
  8. Terima kasih atas infonya ...
    Salam kenal ...
    jangan lupa kunjungin balik ya ...
    yg butuh bisnis online
    http://artikelsedana.blogspot.com/

    ReplyDelete
  9. mungkin lebih baik jangan terlalu banyak bantal dan semacam nya bila di tempat tidur bayi menjaga aman,sangat bermanfaat sekali informasinya

    ReplyDelete